
Perbandingan viagra dan cialis
Yang terpenting adalah, jangan tergesa-gesa menyimpulkan ucapan beberapa dokter yang mengatakan bahwa satu-satunya manfaat inhibitors PDE5 adalah memperbaiki kondisi psikologi pasien sehingga kemampuan seksual menjadi baik secara alami. Hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2006 yang lalu membuktikan justru sebaliknya.
Kepala proyek penelitian Dr. John Dean dan beberapa ahli seksual dari Inggris meneliti 367 pria paruh baya yang diresepkan menggunakan Viagra dan Cialis selama masing-masing periode 3 bulan, setiap pria mengkonsumsi satu jenis obat selama 3 bulan sebelum beralih ke jenis obat yang lain. Dan tiga bulan kemudian pasien diminta menyebutkan obat mana dari dua obat disfungsi ereksi tersebut yang dirasa lebih efektif dan berniat akan digunakan lagi nanti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cialis mengalahkan Viagra sebanyak 250% memutuskan menggunakan Cialis dan hanya 29% yang memilih Viagra. Alasan paling populer mereka memilih Cialis adalah kualitas ereksi yang lebih baik, durasi efek yang lebih lama dan masalah efek samping yang lebih sedikit.
Penelitian ini tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa Cialis lebih baik daripada Viagra karena keduanya adalah obat-obatan yang berasal dari alam dan memiliki formula yang tidak jauh berbeda. Tapi banyaknya pasien disfungsi ereksi yang memilih Cialis adalah sesuatu yang perlu diperhatikan juga.
No Responses to "Viagra atau Cialis, Pilih Mana?"